Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Benarkah Lamongan Kota Santet dan Memiliki Banyak Dukun ?

Benarkah Lamongan Kota Santet dan Memiliki Banyak Dukun ? Jika kamu orang Lamongan dan kemudian merantau apakah mendapatkan pertanyaan demikian ? 

"Eee Lamongan dukun yang hebat dimana ?" Mengapa sering kali orang menganggap Kabupaten Lamongan sebagai Kota Santet atau kota yang banyak dukun nya ?


Benarkah Lamongan Kota Santet dan Memiliki Banyak Dukun



Orang Lamongan Merantau ke Lain Daerah

Memang orang Lamongan ada yang merantau ke luar daerah. Mereka mengadu nasib. Bekerja. Ada yang membuka warung makan, ada yang menjadi buruh atau karyawan, adapula yang menjadi pegawai dan di tugaskan diluar daerah Lamongan. 

Diantara para perantauan ini memang ada yang dibekali do'a dari para ustadz atau kiai. Tujuan daripada do'a ini sendiri sebagai benteng atau pertahanan dari agar aman. Aman diri dari mara bahaya. Warungnya aman dari pencuri atau sebagainya. Tentunya tujuannya positif. Agar tidak diganggu dan tentu tidak mau mengganggu. 

Hal ini kemudian yang menjadi salah sangka bahwa doa yang mereka baca merupakan hal mistis. Sampai dikenal dengan kota santet atau daerah yang banyak dukun nya. Dan opinilah yang membuat Lamongan terkenal sebagai kota yang demikian. 


Lamongan Banyak Hutannya

Walaupun tidak semuanya hutan, Lamongan sebagian memang daerahnya memang masih hutan. Hutan yang masih alami. Terutama dibagian selatan Lamongan yang banyak hutan nya dengan pohon yang besar-besar. 

Walau demikian jangan menganggap seperti di film bahwa hutan di Lamongan ini angker dan banyak orang tinggal di hutan terus membuka praktek perdukunan. 😁 Lucu kalau ada yang mengatakan demikian. Lamongan memang hutan tapi bukan seperti yang ada di film, ada rumah, terus ada orang memakai pakaian hitam lengkap dengan kemenyan serta asapnya. 

Hutan di Lamongan sebagian sudah di reboisasi. Yang daerah sekiranya pohon nya jarang biasanya digarap warga disekitar dan ditanami pohon lagi. Makanya pohon di Lamongan cukup lebat. Untuk melestarikan alam tentunya. Bukan membuka praktek perdukunan. Toh di daerah selain Lamongan juga ada banyak hutan kan ?


Soto Lamongan, Pecel Lele dan Sego Boranan

Kuliner Lamongan yang cukup ternama : Soto Lamongan dan Pecel Lele. Kedua makanan ini memang melekat atau cap makanan yang nyaman di lidah semua orang. Soto Lamongan sebagai makanan berkuah memang sudah banyak di bawah oleh para perantauan yang membuka warung makan di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan ada yang sudah memiliki restoran besar dengan membawa nama Soto Lamongan ini

Pecel Lele sebagai makanan pedagang kaki Lima yang tidak kalah dengan soto. Lele merupakan ikan yang banyak ditemukan di daerah Lamongan. Banyak orang Lamongan yang beternak Lele ini. Karena banyak menghasilkan Lele ini membuat orang Lamongan ahli dalam mengolah Lele. Termasuk Pecel Lele. Jika kamu pernah merasakan Pecel Lamongan maka akan merasakan bedanya. Pecel Lele yang asli Lamongan biasanya di goreng fresh atau segar, bumbunya meresap, tekstur dagingnya luar kering dan lembut di dalam. Serta bau amis dari Lele ini hilang. Tertarik? Segera cari warung kaki lima yang menjual Pecel Lele Lamongan terdekat 😁

Sego Boranan : makanan kuliner yang jarang ada diluar Lamongan. Makanan ini mirip dengan sambal Bali. Yang beda isi dan toping. Serta penyajiannya. Sego Boranan ini biasanya di jual di trotoar jalan di kota Lamongan. Tentu jalan yang sudah disediakan pemerintah. 

Kita bisa menikmati sambal dengan ikan belut, sate jeroan, bandeng, atau ikan sili yang khas. Ditambah dengan rempeyek serta parutan kelapa goreng yang khas. Tentu menikmati sambil melihat orang-orang berlalu lalang melintas karena dijual di pinggir jalan. Namun jika ingin menikmati dirumah boleh saja 


Lamongan Pondok Pesantren nya Banyak

Jangan salah jika dikenal sebagai kota yang telah dijelaskan di atas yang tidak kalah menarik adalah di Lamongan banyak Pondok Pesantren. Di Pondok Pesantren tentu kita akan diajarkan tentang agama Islam.  

Di Lamongan sendiri hampir setiap kecamatan ada pondok pesantren nya. Di pusat kota Lamongan sendiri pun ada pesantren, dan itu lebih dari 1. 

Bahkan di daerah Pantai Utara Lamongan banyak sekali pesantrennya. Bahkan 1 desa ada beberapa pesantren dan santri nya ratusan sampai ribuan dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara. 


Itulah sedikit cerita tentang Lamongan. Sekarang sudah paham kan Mengapa Lamongan Itu dikenal sebagai kota Santet atau daerah yang banyak Dukun nya. 😁 Lalu bagaimana dengan orang Lamongan pernah melakukan pengeboman di masa lalu ? Bagaimana ceritanya ? Asalkan bagaimana ? See You di Next artikel 😆