Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apakah Perlu Membandingkan Diri Dengan Orang Lain ?

Apakah Perlu Membandingkan Diri Dengan Orang Lain ? - Perjalanan setiap orang berbeda-beda. Karena memang pada dasarnya tujuan setiap orang berbeda.

Goal atau tujuan yang berbeda-beda inilah yang kadang kurang disadari. Sehingga menjadi dasar sebuah perbandingan diri sendiri dengan orang lain.

Tetapi jika sadar akan perbedaan tujuan ini maka kita tetap akan tenang dalam mencapai tujuan kita. Tetap semangat dalam memperjuangkan impian.

Apakah Perlu Membandingkan Diri Dengan Orang Lain ?

Apakah Perlu Membandingkan Diri Dengan Orang Lain

 

Kadang ada yang salah tentang hal ini. Membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Dan efeknya malah membuat dia sendiri down. Down karena pikiran berfikir bahwa dia sudah kalah. 

Padahal tidak ada istilah kalah. Yang ada adalah belum waktunya. Mengapa ini terjadi ? 

Karena faktor situasi dan kondisi yang berbeda. Misalnya si A sudah sukses di umur 30 tahun, sedangkan si B masih belum. Karena si A ini dari keluarga yang berkecukupan, kenalan banyak dan sebagainya. Makanya dia cepat sukses. Sedang si B ini dari keluarga sederhana, sebaliknya dari si A. 

Apakah kita perlu membandingkan diri kita dengan orang lain ? Jawabannya relatif. Tergantung efek yang ditimbulkan dari membandingkan diri tersebut. 

Perlu Membandingkan Jika Sebagai Penyemangat. 

Tentu jika kita membandingkan diri dengan orang lain dan efeknya baik maka tentu itu boleh saja. Misalnya saja lebih semangat mengejar target. Lebih termotivasi lagi dan sebagainya. Tentu yang nilainya positif. 

 

Tidak Perlu Jika Hanya Toxic. 

Bahasa zaman sekarang terdapat istilah toxic. Bisa dikatakan penyakit atau pengaruh buruk. Rasanya tak perlu membandingkan diri apabila efeknya malah buruk. Misalnya pikiran down atau tidak semangat. Bukan malah bersemangat tetapi malah sebaiknya. Bahkan malah muncul sifatnya yang tidak seharusnya. Misalnya iri dan dengki terhadap pencapaian orang lain.

Jika efek negatifnya demikian maka sebaiknya tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain.

Adanya kita memang tidak perlu peduli dengan pencapaian orang lain jika efeknya buruk kepada diri kita. Kalau ikut senang dengan pencapaian orang lain maka itu bagus. Tapi kalau sebaliknya, muncul sifat iri dengki dan sebagainya sebaiknya perlu adanya sikap tidak peduli.

Fokus pada tujuan merupakan kuncinya. Karena antara 1 orang dengan orang lainnya memiliki tujuan yang berbeda-beda. Maka dari itu kita harus sadar hal itu. Dengan fokus pada tujuan akan membuat kita lebih bersemangat.

Dan juga ingat progress yang berjalan. Sudah sampai dimana kita menuju tujuan kita. Misalnya saja jika ingin meningkatkan ilmu, sudah seberapa sering kita membaca, belajar dan sebagainya. 

 

Semoga Bermanfaat 

Sekian dan Terima Kasih